Mengembangkan Dunia Jasa Boga

dewi_motikSeseorang yang akan mulai terjun sebagai jiwa entrepenuer harus mempunyai gambaran atau paling sedikit pemikiran dari mana harus memulai dan usaha-usaha apa selanjutnya yang harus dikerjakan.

Keputusan tersebut juga didasari atas pengetahuan teknis,pengalaman umum serta minat yang akan ditekuninya.

Oleh sebab itu perlu rumusan-rumusan seperti :

  • Dari mana harus memulainya
  • Apa yang perlu dipersiapkan
  • Materi, alat-alat ( sarana dan prasarana apa yang akan diperlukan )
  • Siapa-siapa saja yang harus dihubungi
  • Bagaimana memperoleh dana untuk pembiayaan operasional
  • Dan sebagainya.

Entreprenuer adalah suatu sikap untuk setiap profesi yang khas serta merupakan gabungan antara pengetahuan dengan kiat. Dengan mempersatukan kedua elemen tersebut akan menjadikan dasar yang kuat bagi keberanian dan kesanggupan mengambil satu keputusan yang tepat diantara alternative yang tersedia.

Banyak entreprenuer muda yang berhasil melalui perbuatan sesuatu dengan berusaha mencari sendiri dan menemuinya dalam praktek kehidupan sehari-hari melalui pengamatan perbuatan dan percobaan sendiri.

SYARAT-SYARAT DASAR DAN PERSIAPAN SESEORANG INTREPRENUER

Sudah sewajarnya bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan, maka diperlukan beberapa syarat dan pertimbangan sebagai berikut :

  1. Pengalaman teknis serta kemampuan dari calon seorang entreprenuer,termasuk kemampuan berorganisasi dengan perencanaan yang seksama, pengaturan waktu, disiplin kerja,administrasi serta awak kepemimpinan.
  2. Mental yang tegar serta semangat kerja yang tinggi.
  3. Minat serta memahami hasil usaha yang akan ditekuni.
  4. Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat sehingga menunjang pengoperasian usaha, karena dengan persiapan diri itu paling tidak akan membekali kekuatan menghadapi kemungkinan ditemuinya hambatan.

DASAR PERSIAPAN USAHA YAITU :

WHO  : Siapa yang akan dijadikan konsumen

WHERE : Dimana alamat mereka

WHEN  : Kapan

WHAT  : Produk apa yang akan ditawarkan

HOW  : Bagaimana cara-cara pengusahaannya.

Langkah-langkah tadi dilanjutkan dengan :

  1. Mempersiapkan rencana yang lengkap tentang segala sesuatu yang diperlukan.
  2. Memilih tempat kedudukan usaha yang sesuai baik untuk jangka panjang dengan segala fasilitas yang diperlukan serta memperhatikan faktor lingkungan sekitar apakah kemungkinan bagi usaha tersebut.
  3. Perolehan personalia yang sesuai dengan keterampilan yang diperlukan,pendidikan karyawan dan pengoperasian serta kesejahteraannya.
  4. Persiapan alat-alat operasional dengan segala kemungkinan fasilitas perbaikan yang di butuhkan.

Dari uraian tersebut diatas, maka dapat tergambarkan bahwa kerja keras adalah merupakan modal untuk mencapai keberhasilan. Namun demikian, kerja keras dan pengorbanan masih belum menjanjikan untuk tercapai keberhasilan. Hal ini mungkin disebabkan karena sifat ragu-ragu atau kurang mampu dalam mengambil keputusan. Berikutnya jika sudah merasa yakin kepastian terhadap pilihan usaha, maka penentuan hal-hal yang ingin dicapai dengan segala perkiraan besarnya perolehan hasil usaha tersebut perlu dirumuskan secara akurat dan obyektif tanpa meninggalkan petunjuk dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa bagi kelangsungan usahanya.

KEMAMPUAN LAIN YANG PERLU DIMILIKI SESEORANG ENTREPRENUER

  1. Kejeliannya terhadap peluang dan upaya untuk merebut pasar/kesempatan yang ada. Dengan kemampuan mempergunakan kesempatan yang ada akan mempercepat pencapaian keberhasilan tujuan usaha.
  2. Pembinaan perilaku-perilaku dinamis dan pandai dalam pergaulan.
  3. Kemampuan mempergunakan perlengkapan seefisien dan seefektif mungkin.
  4. Sanggup menerima kritikan yang membangun.
  5. Berani mengambil resiko. Biasanya dengan segala keuntungan yang diharapkan selalu ada resiko yang memungkinkan terjadi dan kita harus belajar dari kegagalan yang ada.
  6. Mampu mempergunakan informasi mengenai keperluan konsumen, informasi kompetisi, informasi kelemahan dan kelebihan perusahaan, problema yang dihadapi dan informasi peluang/kesempatan yang ada.

UPAYA PENANGGULANGAN KEMUNGKINAN HAMBATAN PADA AWAL PERTUMBUHAN BAGI INTREPRENUER.

Dalam suatu usaha,hambatan/tantangan itu wajar saja ada dan hal tersebut harus benar-benar dipahami bahwa tahun-tahun pertama masa-masa pertumbuhan pengoperasian suatu usaha adalah merupakan masa-masa yang berat. Namun berkat adanya pengalaman teknis atau informasi yang membantu dan kepercayaan diri setidaknya dapat membantu memperkecil hambatan-hambatan tersebut.

Cara lain dalam upaya penanggulangan kemungkinan hambatan bisa juga antara lain :

  1. Melakukan pengawasan secara akurat baik dalam manajemen, produksi dan sebagainya bahkan bila perlu dapat juga dimintakan bantuan tenaja profesional.
  2. Mengadakan penelitian yang cermat terhadap sumber-sumber bahan baku sehingga dapat benar-benar menghasilkan produk yang kita harapkan dapat bersaing dipasaran. Dalam penelitian tersebut hendaknya tetap menjaga continuitas supply dengan membina reputasi yang baik sebab bila sampai terhenti tentu saja akan menambah hambatan baru lagi.
  3. Mengadakan jalur distribusi seluasnya dengan ditunjang policy pemasaran sesuai dengan kondisi usaha.
  4. Guna menghindari hambatan dalam bidang pemodalan, maka upaya yang harus dipersiapkan ialah menyusun secara tepat anggaran sehingga diketahui pasti modal yang dibutuhkan selanjutnya perlu di ingat bahwa dalam penyusunan anggaran perlu diperhatikan batas kemampuan secara obyektif dengan mempertimbangkan faktor kelangsungan usaha.

PERMODALAN

Modal merupakan hal yang memegang peranan, oleh sebab itu adalah bijaksana sekali bila persiapan ini diolah secara benar.

Memang banyak cara yang dapat dilakukan dalam perolehan modal seperti :

  1. Dengan mengikut sertakan modal orang lain atas perjanjian jaminan keuntungan dan keikutsertaannya ini mempengaruhi juga dalam hal kebijaksanaan kepengurusan keuangan.
  2. Mengikutsertakan penanaman modal tetapi mereka sendiri tidak menangani segala sesuatunya.
  3. Modal investasi dari badan usaha lain.
  4. Modal yang diperoleh dengan pinjaman bank/lembaga pengkreditan yang sesuai jenis usaha dan sebagainya.

Perlu digaris bawahi bahwa seseorang entreprenuer perlu hendaknya membedakan pedoman pengurusan keuangan seperti :

  • Harta pribadi dengan perusahaan.
  • Meskipun usaha tersebut adalah milik sendiri tetapi tetap perlu memperhatikan soal penggajian bagi diri sendiri.
  • Melaksanakan pembukuan yang akurat.

PEMASARAN

Suatu barang yang dibeli karena kepuasan yang diperoleh dari barang itu sendiri yang dilengkapi juga dengan harga sehingga memenuhi kebutuhan konsumen.

Bagi seorang entreprenuer hal-hal operasional seperti pemasaran ini perlu juga dipahami.

Berhasilnya suatu pemasaran hasil produk suatu usaha banyak berperan pada kondisi barang tersebut dan personal yang memasarkan atau faktor-faktor yang berhubungan dengan pemasaran seperti sifat “tailor made” dari yang intreprenuer yang berbeda-beda dan juga sikap mental serta sifat-sifat yang dipunyai terhadap bagi personal pemasaran seperti :

  • Kepercayaan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Sikap optimis dan mempunyai pergaulan yang luas.
  • Berdisiplin dalam melaksanakan perencanaan kerja,ulet, berkemauan keras dan tidak mudah putus asa.

Disamping hal-hal tadi, perlu juga diadakan penelitian apa yang menjadi Need konsumen sehingga diperjelas lagi dengan menjelaskan arti pentingnya produk/jasa usaha tersebut, sekaligus menyampaikan benefit untuk dapat memenuhi Need konsumen tersebut yang berarti motivasi atas transaksi pemasaran dapat tercapai.

PENUTUP

Entreprenuer adalah suatu profesi yang personalnya merupakan individu yang mempunyai kemampuan luar biasa dan sangat dibutuhkan pada saat sekarang ini.

Entreprenuer adalah selalu berada pada titik pengembangan yang membuka usaha baru dalam skala besar, menengah atau kecil tergantung kebutuhan masyarakat. Dengan demikian berarti mempunyai kedudukan dan menyempurnakan fungsi-fungsi ekonomi agar lebih efektif baik dalam pemanfaatan dari kekayaan alam dan tenaga manusia serta membuka peluang seperti kesempatan kerja, masalah distribusi, peningkatan produktifitas, penerbitan saingan, pengurusan berbagai kesempatan dan lain sebagainya.

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy